Sabtu, 01 November 2014

Komentar dokter mengenai Gamat/teripang hewan laut.

Harga per botol 320 ml adalah Rp150.000 + ongkos kirim 



Gamat Gold termasuk hewan laut. Dia biasa di sebut juga teripang emas . Dengan teknologi yang semakin canggih, kini gamat gold atau tripang emas sudah bisa kita konsumsi dalam bentuk jelly gamat atau jeli gamat dengan berbagai merk yang beredar dipasaran. Diantaranya yang sangat populer saat ini adalah Jelly Gamat Gold - G

Inilah komentar beberapa dokter yang dihubungi Trubus secara terpisah. sumber dari majalah trubus online 
  1. dr Andreas Widjaja SpPD
    Karangwulansari, Semarang Jawa Tengah
    Atas anjuran teman, dr Andreas Widjaja SpPD memberikan olahan hoisom-alias teripang-untuk mengatasi batuk menahun yang dialami anak sulungnya, Esra Wijaya (6 tahun). Sejak berusia 4 tahun ia mengidap batuk kronis. Hampir setiap bulan ia batuk dan pilek selama 7 hari akibat tonsilitas meradang. Biasanya saya memberikan obat berupa antiinfl amasi dan antialergi. Karena khawatir olahan hoisom tinggi MSG (monosodium glutamat), saya mencoba memberikan ekstrak teripang, ujarnya. Dosis 5 cc 3 kali sehari.

    Menurut pengamatan dokter spesialis penyakit dalam alumnus Universitas Diponegoro itu, sejak rutin minum ekstrak teripang praktis Esra tak pernah batuk. Mungkin pada teripang terdapat zat imunomodulator dan antioksidan. Imunomodulator berfaedah untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Karena sistem imun meningkat sehingga tubuh dapat mengatasi zat asing yang mengganggu kesehatan.

    Antioksidan amat penting untuk mengikat radikal bebas. Maklum, kita hidup di antara polutan tinggi. Penggunaan bahan alami untuk obat memang tengah tren saat ini seiring dengan pergeseran dunia medis ke arah fitofarmaka. Sekarang amat banyak obat-obatan dari ekstrak tumbuhan. Saya yakin fitofarmaka ada khasiatnya. Namun, bedanya dengan obat medis, belum ada evident base, baru terbatas pada pengamatan, katanya.
     
  2. dr Hariadi,Semarang - Jawa Tengah

    Dokter Hariadi mengkonsumsi ekstrak teripang untuk mengatasi gastritis alias infeksi saluran pencernaan. Pada saat bersamaan ia juga memberikan kepada penderita gastritis. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Dua bulan berselang tampak kemajuan seperti mual dan kembung hilang. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu teripang mengandung kolagen yang mempercepat penyembuhan.

    Pria kelahiran Semarang 28 Februari 1963 itu juga meresepkan ekstrak teripang untuk pasien nyeri sendi dan beragam luka. Proses penyembuhan relatif cepat lantaran teripang mampu meregenerasi sel dalam waktu singkat. Sampai saat ini belum diketahui adanya efek samping. Karena teripang merupakan suplemen organik sehingga penyerapan dalam tubuh berlangsung baik, ujarnya. (Sardi Duryatmo/Peliput: Lani Marliani, Hermansyah, & Imam Wiguna).
     
  3. dr Oetjoeng Handajanto,
    Sukajadi, Bandung - Jawa Barat

    Perkenalan dr Oetjoeng Handajanto dengan ekstrak teripang pada 2004. Semula ia menganggap ekstrak teripang hanya suplemen. Ahli terapi kolon itu memberikan ekstrak itu kepada penderita gangren atau luka akibat DIABETES MELLITUS. Dalam hitungan hari, luka pun mengering. Menurut lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman, itu keampuhan ekstrak teripang kaya kolagen.

    Faedah kolagen meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Ia tak menyangka ekstrak itu mampu menyembuhkan luka dalam waktu singkat. Bagaimana dengan DIABETES MELLITUS? Penyakit kencing manis itu pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darah hanya bisa dikontrol. Itu pun hanya pada penderita diabetes tanpa ketergantungan insulin.

    Nutrisi pada teripang mampu merangsang kelenjar pankreas memproduksi insulin. Selain itu anggota famili Holothuriidae itu memperbaiki kinerja ginjal dan limfa sehingga gula dapat dicerna dengan baik. Senyawa aktif itu juga berguna untuk mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan pencernaan.
Ada pertanyaan / mau order sms Frengkie nama dan alamat anda ke whatsapp +61434265909 atau bbm pin 564200B5. Email frengkie_b@yahoo.com  

Penyakit Asam urat 4 tahun sembuh denngan gamat

Penyakit Asam urat 4 tahun sembuh dengan jelly gamat gold g

Khasiat gamat untuk asam urat
Nama                       : Misdalina
Usia                         : 40 tahun.
Keluhan                  : Asam urat selama ± 4 tahun
 
Setelah ± 4 tahun, saya sakit asam urat dimana sendi-sendi kaki saya jika digerakkan sakit sepertinya engsel sendi kaki kiri saya mau lepas.  Betis saya sebelah kiri sangat panas, terasa nyeri seperti dicucuk-cucuk jarum.  Selain itu, jari-jari tangan saya jika digerakkan kaku kadang untuk menulis agak banyak tidak sanggup dan tangan sebelah kiri saya tidak dapat menggendong lama anak bayi saya karena terasa sakit.  Saya minum obat dari dokter dan sembuh tetapi tidak lama kambuh lagi.  Setelah itu saya berobat ke alternatif dengan minum jamu-jamuan tetapi tidak lama kemudian kambuh lagi. Namun,  setelah saya minum Gold-G Sea Cucumber Jelly ± 3 bulan, asam urat saya tidak pernah kambuh lagi alias sembuh.  Kulit kering saya yang kelihatan keriput sudah mulai berminyak dan keriputnya sudah banyak hilang.

Penyakit asam urat

khasiat jelly gamat untuk asam urat
N a m a          : Drs. Hasdir Irvan HR.
U m u r           : 57 tahun
Alamat           : Ciledug
Keluhan         : Penyakit Asam Urat
 
Saya menderita asam urat tinggi selama 10 tahun. Kalau saya sedang shalat pada saat duduk, kaki saya susah dilipat dan kalau berjalan jarak dekat (25 meter) saja sudah pegal-pegal.
Saya sudah mengkonsumsi berbagai obat dari dokter SERTA minum bermacam-macam jamu, hasilnya memang turun tetapi hanya sementara saja, dan menjadi ketergantungan terhadap obat tersebut. Untungnya saya bertemu teman yang bernama Ibu Hj. Zulfiah. Beliau menyarankan saya untuk minum Gold-G.
Mulanya saya ragu. Apa iya Gold G ini bisa menyembuhkan asam urat yang sudah saya derita begitu lama (10 th) Akhirnya saya putuskan utk minum Gold-G 2x sehari, pagi dan malam selama 1 minggu. Alhamdulillah segala keluhan saya bisa sembuh. Malahan sekarang saya sudah bisa lari sejauh 3 km. Sekarang saya mengkonsumsi Gold-G setiap hari.
Jelly Gamat Gold-G Atasi Tekanan Darah Tinggi dan Penyakit  Asam UratSaya

khasiat jelly gamat untuk penyakit asam urat
N a m a              : Hj. Baiq Sukarni
U m u r              : 53 tahun
Alamat              : Lombok
Keluhan            : Tekanan Darah Tinggi dan asam urat
 
Selama 6 tahun saya selalu minum obat dari dokter. Tapi apabila saya tidak minum satu hari saja apalagi kalau kurang istirahat pasti saya akan merasakan tekanan darah saya naik. Kebetulan saya juga di rumah bisa ngecek sendiri berapa tekanan darah saya setiap saat saya butuhkan.
Alhamdulillah, setelah saya kenal Jelly Gamat Gold-G dan rutin mengkonsumsinya tensi saya tidak terlalu mengkhawatirkan. Sehingga saya tidak lagi harus minum obat hipertensi. Selain itu saya juga mempunyai masalah asam urat saya (6,1). Setelah sebulan saya minum Jelly Gamat Gold-G, saya periksakan ke Laboratorium ternyata angka asam urat turun menjadi (3,1).
Oleh sebab itu rasa-rasanya saya ingin sekali memperkenalkan Jelly Gamat Gold-G di daerah saya di Lombok. Mudah-mudahan dengan niat ingin membantu orang-orang yang punya keluhan seperti saya melalui produk ini mendapatkan nilai ibadah di sisi Yang Maha Kuasa. Info pemesanan klik disini

Gamat gold g sembuhkan bagian persendian nyeri

khasiat gamat untuk penyakit asam urat
Nama                   :     Ariyani Arif Bauw
Usia                     :     21 tahun
Keluhan              :     Masalah Persendian dan Jerawat
Jenis Produk      :     Gold-G, Cyano SPIRULINA
Saya sering sekali sakit di bagian persendian setiap kali bangun pagi, terus kadang-kadang saya mengalami capek-capek di siang hari, setelah 1 bulan kemudian saya diperkenalkan dengan produk-produk kesehatan dari GnE melalui kakak saya yaitu ibu Ona, produknya adalah Gold-G, setelah saya mengkonsumsinya 2 kali sehari dan saya oleskan pada bagian yang sakit.
Alhamdulillah semuanya dapat terobati ± 1 minggu dan 1 minggu kemudian saya mengkonsumsi produk-produk lainnya seperti Air RO dan menggunakan Bio Matrass, Bio Necklace, kemudian semua keluhan dan rasa sakit saya pada bagian persendian akhirnya teratasi dan terobati dengan tuntas, kini saya merasa lebih sehat tanpa terasa sakit-sakit lagi.
Kemudian saya punya masalah dengan kulit wajah yang sering berjerawat, setelah saya mengoleskan dengan Gold-G dan saya tambah mengkonsumsi Cyano Spirulina dan rutin membasuh muka saya dengan Air RO, akhirnya jerawat yang sering timbul di wajah saya sudah berkurang dan saya pun bisa mendapatkan kulit wajah yang semakin cerah dan sehat tanpa harus merasa takut akan timbulnya jerawat yang selalu mengganggu penampilan saya, saya merasa puas dan sangat senang SERTAgembira, karena saya bisa mendapatkan produk kesehatan yang benar-benar membantu saya untuk mengatasi keluhan saya dengan cepat
Atasi Kristal Pemicu Nyeri Sendi- Sumber majalah trubus online Jumat, Oktober 10, 2008 07:14:12
Lucia Maria Idayanti Pusparini terbangun begitu mendengar bunyi teklik… teklik…. Sumber bunyi itu adalah ibu jari tangannya yang tiba-tiba bengkok, sulit

khasiat jelly gamat gold untuk asam urat
digerakkan. Rasa nyeri merambat di sekujur jempol tangan kanannya hingga ia memekik sakit.
Semula Lucia Maria Idayanti Pusparini menduga ia terkilir. Oleh karena itu keesokan paginya ia memanggil tukang pijat untuk mengurut ibu jarinya. Namun, kejadian seperti malam itu kembali terulang. Malahan nyeri sendi tak hanya di tangan, tetapi juga jari kaki. Persendian kakinya memerah. Ia menitikkan air mata menahan nyeri. Kondisi itu yang mendorong Lucia memeriksakan diri ke klinik.
Dokter mendiagnosis hiperurisemia alias kelebihan asam urat. Itu merujuk pada hasil laboratorium yang menunjukkan kadar asam uratnya 8,9 mg/dl. Kadar normal untuk perempuan berkisar 2,6-6 mg/dl. Setelah mengetahui biang keladi rasa nyeri, pada pertengahan Agustus 2007 ia mengkonsumsi pereda asam urat dan analgesik yang beredar di pasaran.
Kebutuhan kecil
Gangguan kesehatan itu menghambat aktivitas Lucia sebagai perawat. Kegiatan mengisi waktu luang dengan membuat manik-manik dan beragam kue juga sulit dilakukan. Asam urat alias GOUT sejatinya adalah penyakit lama. Bapak kedokteran, Hippocrates, mengenal asam urat pada 2.000 tahun lampau. Karena saat itu kerap menyerang keluarga menengah atas, asam urat disebut penyakit raja.
Menurut dr Tomi Hardjatno MS, staf pengajar Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, asam urat hasil akhir metabolisme purin. Fungsi asam urat membentuk inti-inti sel. Namun, jumlah yang diperlukan tubuh sangat kecil. ‘Secara normal tubuh mengeluarkan sisanya melalui usus atau pun feses sebanyak 20% dan 80% sisanya dikeluarkan dalam bentuk urine dengan perantaraan ginjal,’ tutur Tomi.
Dokter Suryo Wibowo mengatakan asam urat merupakan asam berbentuk kristal, hasil akhir metabolisme purin. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh. Tubuh menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Artinya kebutuhan purin dari makanan hanya 15%. Konsumsi alkohol, telur, ikan sarden, dan jeroan-hati, jantung, babat, limpa- meningkatkan kadar asam urat. Itu akibat kerja enzim hipoksantin untuk mengolah purin kian berat. Akibatnya banyak sisa asam urat di dalam darah, berbentuk butiran, dan mengumpul di sekitar sendi sehingga menimbulkan nyeri. Asam urat berlebih berpadu dengan natrium dan membentuk kristal natrium urat.
Lipoksigenase
Ketika obat-obatan antiasam urat yang ia konsumsi tak kunjung menyembuhkan, Lucia menerima saran tetangganya, Siska. Siska menyarankan agar Lucia mengkonsumsi ekstrak teripang. Pada Oktober 2007, mulailah Lucia mengkonsumsi 2 sendok makan ekstrak teripang. Frekuensinya 2 kali sehari. Baru beberapa hari menyantap ekstrak satwa laut itu, ia merasakan badannya serasa dipukuli. Lucia sempat ragu.
Siska kembali menyarankan agar konsumsi terus dilanjutkan. Tubuh yang sakit itu pertanda ekstrak teripang sedang bekerja. Sepekan kemudian perempuan kelahiran 12 September 1959 itu memekik kegirangan. Ibu jari tangan kanannya yang selama 2 bulan kaku mulai leluasa digerakkan. Lucia senang bukan kepalang sehingga ia melanjutkan konsumsi teripang.
Tiga bulan setelah rutin mengkonsumsi ekstrak teripang, ia memeriksakan diri ke klinik. Hasilnya, kadar asam uratnya 5,9 mg/dl. Meski demikian ia tetap mengkonsumsi ekstrak beche de mer- sebutan teripang di Perancis-untuk menjaga kesehatan. Di Pulau Langkawi, Malaysia, teripang sohor sebagai obat nyeri sendi akibat asam urat. Kepada Trubus, ahli nutrisi Walter Kee Mun Yee alumnus Wisconsin University mengatakan teripang mengandung kondroitin sulfat dan glukosamin.
Kondritin sulfat berperan memulihkan penyakit sendi. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zat antithrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal. Pada penderita asam urat, jumlah glukosamin dan kondritin sedikit.
Riset Dr Mittchell Kurk dari Pusat Revitalisasi Biomedis, New York, Amerika Serikat, menunjukkan teripang berkhasiat meningkatkan kesehatan fi sik bagi 70% penderita radang sendi akibat asam urat. Ini akibat glukosamin merangsang tubuh mensekresikan cairan sinovial untuk lubrikasi persendian. Menurut dr Zen Djaja MD, dokter di Malang, Jawa Timur, satwa anggota famili Holothuriidae itu mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid.
Asam itu ampuh menghadang enzim 5-Lox atau populer sebagai lipoksigenase, enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida. Menurut dokter alumnus Universitas Katolik Atmajaya itu kolagen dalam teripang mengaktifk an enzim urikase sehingga lebih aktif memecah asam urat menjadi allantoin. Dengan demikian asam urat tidak menumpuk dan menimbulkan radang sendi. (Faiz Yajri)

Diabetes

Lepas Dari Jeratan Si Manis (Diabetes)(Trubus 01 November 2008) 
Tiket pesawat ke Jakarta sudah di tangan drg Suyatno Sutopo. Menjelang berangkat, tiba-tiba napasnya terengah-engah. Dokter gigi itu bersandar lemah di tepi tempat tidur. 'Ini serangan jantung, harus segera dibawa ke rumahsakit,' tutur Sutandyo, kakak ipar Suyatno, yang juga dokter.
Dini hari itu Sutandyo bergegas membawa drg Suyatno ke Semarang. Sepanjang perjalanan Suyatno sulit bernapas. Dokter yang memeriksanya mendiagnosis Suyatno menderita infark. Infark adalah matinya otot jantung akibat tersumbatnya pembuluh darah koroner yang memasok darah ke otot jantung. Selain memvonis infark, dokter juga menemukan kadar gula darah yang tinggi: 400 mg/dl, kadar normal, 90-120 mg/dl.
Penyakit yang disebut pertama, akhirnya sembuh setelah Suyatno dirawat selama 10 hari. Sayang, kadar gula yang menjulang itu tak kunjung turun. Ia positif mengidap DIABETES MELLITUS. Itulah sebabnya ia mengkonsumsi obat penurun kadar gula darah seperti glibenklamide, amaryl, dan lactibet. Namun, kadar gula darahnya tak kunjung normal. Malahan kondisi kesehatan tubuh Topo-panggilan akrab Suyatno-kerap anjlok.
Keracunan keton
Suyatno kerap letih dan mudah haus. Padahal, aktivitas sebagai dokter praktek dan dosen di sebuah universitas swasta sangat padat. Alhasil Topo pun kerap absen mengajar dan berpraktek. Meski disiplin mengkonsumsi obat, tetapi kadar gula darahnya tetap tinggi. Oleh karena itu alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti itu memutuskan berhenti bekerja sebagai dosen. Dengan istirahat cukup ia berharap cepat sembuh.
Harapan itu sulit terwujud. Ia justru berkali-kali menginap di rumahsakit akibat kadar gula yang melambung. Pada Februari 2006, misalnya, ia muntah-muntah akibat kekurangan kalium sehingga kadar gula darahnya melonjak. Itu akibat produksi insulin diabetesi-penderita DIABETES mellitus-amat rendah. Kalium bermanfaat meningkatkan kepekaan insulin, sehingga proses pengurasan gula dalam darah berlangsung efektif.
Akibat minimnya insulin, gula darah tidak digunakan untuk menghasilkan ENERGI. Sebagai gantinya terpaksa tubuh memanfaatkan lemak untuk menghasilkan panas dan tenaga. Tanpa gula, pembakaran lemak tidak berjalan sempurna. Bau keton-senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam-pun menguar dari mulut Suyatno. Itu tanda keracunan keton alias ketosis. Dampak keracunan keton, Suyatno muntah-muntah dan tegang. Jika bertambah buruk, dibarengi kekurangan kalium, menyebabkan koma, bahkan kematian.
Minimnya insulin dari kebutuhan tubuh, menurut Prof Dr Sumali Wiryowidagdo Apt guru besar Farmasi, Universitas Indonesia, penyebab utama munculnya DIABETES. Kadar normal insulin dalam darah 3-20. Hormon itu berperan mengatur kadar gula darah. Jika kadar gula darah melebihi normal, ginjal ikut mengeluarkan gula bersamaan dengan urine.
Gula menarik cairan sehingga volume air kemih berlebihan. Akibatnya, penderita kerap berurine. Karena kehilangan banyak cairan, penderita pun gampang haus. Di lain pihak, glukosa yang terbuang percuma bersama urine menyebabkan tubuh kehilangan ENERGI. Penderita penyakit yang ditemukan oleh seorang berkebangsaan Yunani Areteus (81-138 SM) itu, menjadi gampang lelah dan lapar.
Kolagen
Tujuh tahun sudah penyakit kencing manis itu tak kunjung sembuh, meski ditangani serius. Pada Mei 2008, Suyatno mendapat informasi khasiat teripang. Sejak itulah pria kelahiran 14 Oktober 1936 itu rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Ekstrak teripang ia konsumsi sejam setelah obat dokter. Namun, 2 bulan berselang gula darah puasanya justru anjok: 80 mg/dl; kadar normal, 126 mg/dl.
Suyatno kemudian 'bereksperimen' hanya mengkonsumsi ekstrak teripang, obat dokter dikesampingkan. Dosisnya tetap 2 sdm 3 kali sehari. Dua bulan kemudian ayah empat anak itu memeriksakan diri ke dokter. Hasilnya, kadar gula darahnya normal: sebelum makan 113-115 mg/dl dan setelah makan 125-137 mg/dl.
Teripang ampuh menurunkan kadar gula darah karena mengandung minimal 11 asam amino. Kesebelas asam amino itu adalah miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan dokosaheksaenat. Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam dokosaheksaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang dalam memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi.
Teripang juga kaya protein, mencapai 82%. Menurut Dr Muhammad Ahkam Subroto, MSc AppSc APU, periset Puslit Bioteknologi LIPI, teripang baik dikonsumsi penderita DIABETES. Dari jumlah protein itu 80% berupa kolagen. Protein tinggi itu berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin meningkat. (Faiz Yajri)

Sinusitis

SINUSITIS TAK KEMBALI LAGI
(Trubus, 01 Januari 2009)
Emah Suhaemah meninggalkan ruang pertemuan karena bersin terus-menerus. Ia bersama suami menghadiri rapat camat se-Provinsi Jawa Barat. Lokasi pertemuan di Lembang, Kabupaten Bandung, yang dingin, bersuhu 23oC. Selama 3 hari kunjungan ke Kota Kembang ia amat tersiksa.
Sehari-hari Emah Suhaemah tinggal di Desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di desa itu suhu pada siang hari rata-rata 32oC. Ia mengira menderita flu sehingga membeli obat flu dan pilek yang dijual bebas di kedai. Sepekan kemudian, flu dan bersin-bersin mereda. Namun, cuma sesaat karena bersin-bersin kambuh lagi.
Kondisi itu mendorong perempuan 66 tahun itu bergegas memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis alergi sehingga meresepkan obat antibiotik. Emah minum antibiotik itu 3 kali sehari. Namun, begitu obat dari dokter habis, penyakit kembali menyergap. Malahan penderitaan Emah makin parah. Menghirup udara dingin atau sekadar ke kamar mandi pada pagi hari sudah cukup mengundang bersin.
Cekungan
Salesma berkepanjangan seperti dialami oleh Emah Suhaemah memicu peradangan atau sinusitis. Perubahan suhu dan kelembapan yang mencolok memang dapat mengakibatkan peradangan hidung. Infeksi itu kemudian merambat ke dalam sinus dan sering ditandai dengan gejala bersin-bersin tanpa henti. Menurut dr Dody Widodo SpTHT sinusitis (sinus=rongga, itis=peradangan) merupakan infeksi dalam rongga tulang tengkorak di sekitar hidung.
Peradangan itu akibat bakteri patogen atau alergi berkepanjangan. Akibatnya sel-sel selaput lendir melebar dan menghambat sekresi sehingga ingus terkumpul di sinus. Orang yang mengalami salesma berkepanjangan menyebabkan cairan ingus masuk ke rongga di kanan dan kiri hidung. Sebab, posisi dasar rongga lebih rendah daripada saluran yang menghubungkannya degan hidung. Dampaknya ingus yang terjebak tak dapat keluar dan menjadi sarang bagi berkumpulnya bakteri.
Akibatnya mudah ditebak, memperparah peradangan. Jika dibiarkan, lendir bercampur dengan nanah. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia itu, penderita sinusitis merasakan nyeri di dahi akibat infeksi di bagian sinus frontalis. Sementara gejala sinus maksilaris berupa nyeri di bagian gigi rahang atas. Nyeri di antara kedua mata merupakan pertanda infeksi sinus etmoid. Jika tak segera diobati, infeksi di daerah itu akan menyebar ke bagian mata dan memicu kebutaan.
Menurut Dody penderita alergi seperti Emah lebih mudah terserang sinusitis. Musababnya, kondisi selaput lendir pen-derita alergi sangat sensitif. Alergen atau pemicu alergi yang terhirup seperti debu, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, dan asap rokok memicu pembengkakan selaput lendir. Udara dingin pun bisa memicu timbulnya sinus. Lendir yang berkumpul dan tertahan itu kemudian menjadi sarang yang nyaman bagi patogen seperti virus, bakteri, dan cendawan. Bersin merupakan salah satu gejala sinus akibat alergen.
Antibakteri
Bertahun-tahun, Emah tak kunjung sembuh dari alergi. Malahan alergi itu berubah menjadi sinusitis. Ketika obat yang diresepkan dokter belum mampu mengatasi penderitaan itu, Emah mencoba ramuan tradisioanl. Ia merebus campuran rimpang jahe, rimpang kunyit, daun kumis kucing, meniran, dan batang serai dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Ia menyaring rebusan dan meminum selagi hangat. Ramuan herbal itu membuat tubuh Emah hangat dan lebih segar. Sayangnya, sinusitis belum juga menyingkir meski ia telah mengkonsumsi rutin selama 4 bulan. Oleh karena itu ia meninggalkan ramuan itu.
Sejak itu praktis Emah Suhaemah tak mengkonsumsi obat apa pun. Pantas bila kondisi fisik ibu 8 anak itu melorot. Ia merasa letih dan lesu akibat kurang tidur karena acap bersin pada malam hari. Celakanya, pada siang hari cucuran ingus tak kunjung hilang. Itulah sebabnya handuk kecil selalu tersampir di leher. Melihat kondisi Emah, Adi Kurniadi-rekan Emah-merasa iba. Ia menyarankan agar Emah mengkonsumi ekstrak teripang. Pada Februari 2006 ia mulai minum ekstrak teripang berdosis 1 sendok makan 3 kali sehari.
Beberapa hari kemudian perempuan kelahiran 21 April 1942 itu merasakan plong dan kesegaran menjalar ke sekujur tubuh. Sepekan berselang, bersin-bersin berkurang. Enam bulan kemudian pada Januari 2007 ia memeriksakan diri ke dokter setelah pilek, alergi, dan bersin-bersin hilang. Dokter mengatakan kondisi tubuh Emah kian membaik sehingga sinusitis tak menyerang lagi. Hingga kini, Emah tak lagi menderita karena sinusitis.
Ekstrak teripang ampuh mengatasi sinu-sitis karena bersifat antibakteri. Penelitian Prof Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan ekstrak teripang menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis. Makhluk liliput itu terhambat pertumbuhannya berkat kandungan phosphate buffered saline (PBS). Selan itu ekstrak teripang mengandung 9 jenis karbohidrat, 59 jenis lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen VITAMIN, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Artinya, kandungan gizi teripang amat lengkap dan bersatu-padu membangun kekebalan tubuh serta memberantas bakteri. (Faiz Yajri)

GAMAT/TERIPANG SANG PENUMPAS KISTA

GAMAT/TERIPANG SANG PENUMPAS KISTA 
( Trubus, 01 Februari 2007 ) 
Rosadiah tak habis pikir, keinginannya menambah anak justru berujung penderitaan. Kista, kini berada dalam rahimnya. Entah bagaimana daging itu bisa bertandang di tubuh wanita berusia 31 tahun itu. Apalagi pertumbuhan penyebab kanker itu cukup pesat, enam sentimeter dalam satu bulan. Jika berbulan-bulan pasti membesar, kata Diah.
Kenangan pahit itu bermula pada medio 2006. Ketika itu Diah dan suami, Cahyo, sepakat menambah keturunan setelah Angela-anak pertamanya-tumbuh semakin besar dan ingin memiliki seorang adik. Setelah berkonsultasi dengan ahli ginekologi dan obstetri, Diah diharuskan mengkonsumsi obat penyubur rahim untuk mempercepat kehamilan. Obat itu diminum satu tablet sehari. Betapa girangnya Diah, ketika siklus menstruasi yang seharusnya datang sebulan kemudian, tak juga kunjung tiba. Ia berhati-hati menjaga perut dari benturan apa pun.
Namun, kenyataan berkata lain. Tiga hari setelah siklus menstruasi lewat, Diah jatuh dari tempat tidur. Flek kecokelatan mengalir dari rahimnya. Takut terjadi hal yang tak diinginkan, ia langsung berkonsultasi ke ahli medis. Urine diperiksa untuk mengetes kehamilan. Hasilnya negatif, kata wanita kelahiran 4 Januari 1975 itu.
Kista
Diah yakin hari-hari sebelumnya janin pernah tumbuh di perut. Tak mau ada daging tertinggal, Diah menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Layar monitor menunjukkan ada gumpalan berukuran 6 cm di dalam tuba fallopinya. Ketika ahli medis memijat bagian tengah perut, Diah merasa nyeri tak tertahankan. Pun ketika tangan dokter menyentuh bulatan sebesar ibu jari di dalam rahim. Hal itu meyakinkan dalam tubuh Diah bersarang kista. Kista merupakan rongga tertutup berisi cairan encer, kental, atau setengah padat yang dilapisi epitel.
Sebetulnya kista kelainan yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh, terutama di organ reproduksi seperti indung telur, leher rahim, dan rahim. Menurut dr Sidi Aritjahja herbalis di Yogyakarta, kista adalah tumor kelenjar sehingga namanya tergantung letak kelenjar. Bila tumor ada di ovarium disebut kista ovarium; di ketiak, kista axial; di payudara, kista mame.
Dr Tagor Sidabutar, SpOG dari Rumah Sakit PGI Cikini, menuturkan, kista di kandungan berasal dari indung telur. Kista ovarium membahayakan karena menyerang dan mendesak sel telur. Kista menekan indung telur sehingga nyeri. Lalu timbul perlengketan dan pergesekan di usus dan menimbulkan nyeri.
Hingga kini penyebab kista belum diketahui. Dugaan sementara, karena faktor genetik. Bila orangtuanya ada kista atau tumor, kemungkinan ia terserang kista, kata dokter alumnus University of Paris, Perancis itu. Makanan mengandung hormon dan kolesterol-makanan cepat saji kaya hormon estrogen-juga memicu kista endometriosis. Begitu pula kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung radikal bebas. Dampaknya, menurunkan antioksidan dalam tubuh sehingga imunitas berkurang.
Pola hidup juga memicu kista. Contohnya merokok menyebabkan perubahan genetik dalam sel. Menurut Sidi, kista terjadi karena sumbatan dan peradangan. Akibat sumbatan kolesterol pada saluran tertentu, sel-sel tumor tumbuh di tempat itu. Jika karena peradangan pada sel kelenjar terjadi sekresi berlebih. Sayangnya, gejala tidak tampak pada fisik seseorang. Oleh karena itu kista kerap ditemukan secara kebetulan lewat pemeriksaan USG.
Gamat
Yang diderita Rosadiah adalah kista ovarium. Sejak muncul kepastian itu ia diharuskan meminum 2 tablet antibiotik setiap hari. Jika tablet itu tidak memperkecil kista, mau tak mau operasi pengangkatan tumor harus dilakukan sebelum menyebar menjadi kanker rahim.
Sang suami yang ikut merasakan penderitaan langsung menceritakan kepada ibunya, Theresia Suyatmin, perihal penyakit istri. Wanita kelahiran 55 tahun silam itu langsung teringat artikel Trubus tentang teripang yang menjinakkan tumor. Theresia langsung meminta Cahyo datang mengambil herbal itu ke rumahnya. Saya lebih suka menggunakan herbal dibandingkan obat-obatan kimia, ujar Theresia. Sebab, obat kimia cenderung berefek samping merugikan.
Awalnya Cahyo tak setuju istrinya menenggak herbal. Maklum, efektivitas penyembuhan penyakit dengan herbal masih meragukan farmakolog di sebuah perusahaan farmasi itu. Lantaran ibunya yang menyodorkan, mau tak mau gamat-sebutan teripang di Malaysia-menjadi jalan menuju kesembuhan. Apalagi Diah sangat takut menghadapi peralatan medis di ruang operasi. Gamat pun rutin diminum dan antibiotik dicampakkan. Dosisnya 2 sendok makan per hari.
Efek gamat mulai terasa sebulan kemudian. Saat siklus haid datang, mata Diah tak berkunang-kunang atau mual dan nyeri seperti biasanya. Bahkan, ia tak tahu si tamu bulanan sudah datang. Janji dengan dokter kandungan ditepatinya pada hari kedua haid. Pemeriksaan dokter diawali dengan memijat perut Diah. Tak terasa apa-apa, sakitnya sudah hilang, kata Diah saat itu.
Lantas dokter memeriksa langsung menggunakan tangan. Ahli medis itu terkejut, kista sudah pecah sehingga tidak lagi diperolehnya. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan tumor di rahim tinggal 2 cm. Hal itu menggembirakan ibu satu anak itu. Sebab, Diah tak perlu melakukan operasi pengangkatan. Sang dokter pun menyarankan melanjutkan konsumsi teripang untuk menuntaskan kista.
Glikosida
Keampuhan gamat mengusir tumor dibuktikan oleh Jaime Rodriguez dari Facultad de Quimica, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol. Periset itu menguji khasiat teripang terhadap penumpasan sel kanker limpa P-388, A-549 (kanker paru-paru), HeLa (tumor rahim), dan B-18-Fl (melanoma).
Untuk mengetahui senyawa aktif yang berpengaruh, Jamie mengekstrak 300 teripang dalam metanol. Sehabis dikeringkan tersisa 79 ekstrak teripang bubuk. Ekstrak itu kemudian dimasukkan ke alat kromatografi. Diperolehlah 0,93 g glikosida. Glikosida merupakan senyawa alami yang terdapat dalam tumbuhan bersifat antitumor dan antikanker.
Setelah dimasukkan ke alat rekromatografi DCCC, terlihat kandungan glikosida berupa 40 mg holothurinoside A, 9 mg holothurinoside B, 15 mg of holothurinoside C, 10 mg of holothurinoside D, dan 20 mg of des-holothurin A. Kelima senyawa itulah yang terbukti efektif menggempur segala tumor.
Tong Y dari Divisi Farmakologi Antitumor, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina menemukan senyawa antitumor lain yang disebut filinopsida A yang mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru atau angiogenesis pada sel tumor. Penyuntikkan 2- 10 mikroliter filinopsida A pada aorta tikus menyebabkan sel tumor tidak mendapat pasokan nutrisi sehingga urung berkembang dan mati.
Itulah yang terjadi pada Diah. Kista di rahimnya semakin menciut lantaran tak mendapatkan makanan. Selain glikosida dan saponin, kandungan asam amino teripang yang lengkap juga memperkuat kekebalan tubuh sehingga ketahanan terhadap penyakit seperti kanker dan tumor kian meningkat. (Vina Fitriani)